<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mendengkur &#38; Kesehatan Tidur</title>
	<atom:link href="http://mendengkur.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mendengkur.wordpress.com</link>
	<description>tentang sleep apnea dan pengaruhnya pada kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Sep 2011 19:41:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mendengkur.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9a4e5b569a466aad83a4184a7f60651b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Mendengkur &#38; Kesehatan Tidur</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mendengkur.wordpress.com/osd.xml" title="Mendengkur &#38; Kesehatan Tidur" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mendengkur.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mau Jantung Sehat? Tidurlah yang Sehat</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/09/30/mau-jantung-sehat-tidurlah-yang-sehat/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/09/30/mau-jantung-sehat-tidurlah-yang-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 19:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[CPAP]]></category>
		<category><![CDATA[darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Keshatan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[ngorok]]></category>
		<category><![CDATA[sleep apnea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mendengkur.wordpress.com/2011/09/30/mau-jantung-sehat-tidurlah-yang-sehat/</guid>
		<description><![CDATA[Memperingati Hari Jantung Sedunia dr Andreas Prasadja, RPSGT * &#124; Asep Candra &#124; Kamis, 29 September 2011 &#124; 08:23 KOMPAS.com &#8211; Dalam mencapai kesehatan yang paripurna kita telah berolah raga rutin dan menjaga keseimbangan gizi dengan baik. Tetapi banyak kematian mendadak akibat serangan jantung menyerang para atlet atau orang-orang yang kita ketahui benar menjaga kesehatan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=567&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memperingati Hari Jantung Sedunia</p>
<p>dr Andreas Prasadja, RPSGT * | Asep Candra | Kamis, 29 September 2011 | 08:23</p>
<p>KOMPAS.com &#8211; Dalam mencapai kesehatan yang paripurna kita telah berolah raga rutin dan menjaga keseimbangan gizi dengan baik. Tetapi banyak kematian mendadak akibat serangan jantung menyerang para atlet atau orang-orang yang kita ketahui benar menjaga kesehatan. Seolah kita tersadar ada satu mata rantai yang hilang dalam upaya kita menjaga kesehatan.</p>
<p>Dalam rangka memperingati hari jantung sedunia yang jatuh pada 29 September saya menuliskan artikel tentang kesehatan jantung dan tidur. Mungkin kesehatan tidur adalah mata rantai yang ingin kita lengkapi demi kesehatan.</p>
<p>Dunia kesehatan modern kini mengenal istilah the Triumvirate of Health yang artinya tiga komponen utama kesehatan. Ketiganya adalah: kebugaran fisik, keseimbangan nutrisi dan kesehatan tidur. Olah raga dan menjaga menu makanan saja tidak cukup.</p>
<p>Tidur</p>
<p>Tidur sering dimaknai sebagai periode non aktif dari kehidupan. Tapi jangan salah mengerti, dalam proses tidur terjadi fase-fase aktif bagi kehidupan. Ini sebabnya banyak perkumpulan ahli kedokteran tidur di dunia menggunakan simbol yin-yang sebagai dasar logo. Ini untuk menunjukkan filosofi kedokteran tidur yang memandang keseimbangan antara kondisi terjaga dan tidur. Masa tidur penting untuk kualitas manusia di saat terjaga. Sehingga penting bagi praktisi kesehatan tidur untuk menilai kualitas hidup seseorang dari kesehatan tidurnya.</p>
<p>William Dement, bapak kedokteran tidur, menyatakan bahwa lebih mudah menilai kesehatan seseorang dengan mengamati pola tidurnya dibanding dengan menilai gizi atau pola olah raganya.</p>
<p>Tidur juga bukan masa aman, dimana tak ada sesuatu yang buruk yang bisa terjadi saat tidur. Dunia kedokteran di masa lampau pun beranggapan demikian. Saat tidur pasien tampak tenang dan jauh dari rasa sakit. Padahal kenyataannya tidak demikian. Berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi dan penyakit-penyakit jantung-pembuluh darah lainnya kini telah diketahui berhubungan dengan tidur.</p>
<p>Hipertensi</p>
<p>Tekanan darah tinggi di Indonesia terus meningkat jumlah penderitanya. Bank Dunia juga mengamini peningkatan pengeluaran biaya kesehatan untuk mengatasi hipertensi yang terus meningkat di negara-negara berkembang. Dampak penyakit tekanan darah tinggi pun tak dapat dianggap remeh. Hipertensi dikenal dapat berlanjut pada penyakit jantung koroner, pembengkakkan otot jantung hingga stroke.</p>
<p>Proses tidur sendiri telah lama diketahui berhubungan dengan penyakit jantung. Bahkan diawal penemuan penyakit sleep apnea, henti nafas saat tidur, hipertensi menjadi awal ketertarikan para peneliti tidur.</p>
<p>Dahulu dikenali adanya orang-orang yang selalu mengantuk, lamban dan tidur mendengkur. Mereka dikenal dengan sebutan Pickwickian syndrome, meminjam karakter ciptaan Dickens yang diterbitkan di koran Pickwick. Para peneliti mendapati bahwa banyak dari mereka juga menderita hipertensi.</p>
<p>Kelompok peneliti dari Bologna adalah yang pertama melengkapi perekaman tidur dengan sensor-sensor untuk merekam pernafasan. Akhirnya ditemukanlah bahwa penderita Pickwickian syndrome ini mengalami henti nafas saat tidur. Sejak saat itu dikenal bahaya mendengkur bernama sleep apnea. Dan penderita sleep apnea ternyata juga mengalami peningkatan tekanan darah selama tidur! Sebelum era 1980-an penelitian seolah mandeg karena tak adanya perawatan untuk sleep apnea. Dengan ditemukannya continuous positive airway pressure (CPAP) untuk perawatan sleep apnea, penelitian tidur kembali bergairah.</p>
<p>Journal of the American Medical Association, di tahun 2000 menyatakan bahwa 45% penderita hipertensi juga menderita sleep apnea. Sementara Journal of Hypertension setahun berikutnya menyebutkan bahwa 80% penderita hipertensi yang resisten terhadap pengobatan ternyata juga menderita sleep apnea. Selanjutnya dokumen JNC7 yang merupakan panduan tata laksana penanganan tekanan darah tinggi menyebutkan sleep apnea sebagai salah satu penyebab hipertensi yang harus didiagnosa demi pengobatan yang paripurna.</p>
<p>Tidak berhenti di situ. Kini sudah tak terhitung jurnal-jurnal kedokteran yang membuktikan perbaikan tekanan darah setelah sleep apnea dirawat dengan CPAP. Sebut saja jurnal Heart, Chest, New England Journal of Medicine dan masih banyak lagi.</p>
<p>Kesehatan Jantung</p>
<p>Sama seperti tekanan darah tinggi, kesehatan jantung pun berkaitan erat dengan tidur. Sebuah penelitian di jurnal kedokteran SLEEP menyatakan durasi tidur yang paling sehat bagi jantung adalah 7 jam sehari.</p>
<p>Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa tidur kurang dari 5 jam perhari akan meningkatkan resiko serangan jantung, penyakit jantung koroner dan stroke hingga dua kali lipat. Membayar utang tidur sehari dua hari tidak akan menolong. Sementara tidur sembilan jam setiap malam juga meningkatkan resiko yang sama hingga 1,5 kali lipat.</p>
<p>Meskipun mekanisme pasti belum diketahui, para peneliti menduga durasi tidur pendek berkaitan dengan gangguan metabolisme dan pengerasan dini dinding pembuluh darah.</p>
<p>Durasi tidur yang panjang, dikaitkan dengan rasa kantuk yang berlebihan. Rasa kantuk berlebihan atau hipersomnia merupakan salah satu tanda utama dari sleep apnea. Sleep apnea adalah henti nafas saat tidur yang disebabkan oleh menyempitnya saluran nafas pada saat tidur. Akibatnya walau gerak nafas tetap ada, tak terjadi pertukaran udara yang dibutuhkan.</p>
<p>Berbagai penelitian juga menyebutkan hubungan erat antara sleep apnea dan berbagai penyakit jantung. Javaheri dan kawan-kawan dalam jurnal Circulation di tahun 1999 menyebutkan 50% penderita payah jantung kongestif juga mendengkur dan menderita sleep apnea. Sementara penderita jantung koroner 30%nya juga menderita sleep apnea, seperti disebutkan dalam jurnal Cardiology di tahun yang sama.</p>
<p>Sebuah riset yang diterbitkan pada jurnal SLEEP menyebutkan bahwa perawatan sleep apnea demi kesehatan jantung sudah amat mendesak. Penderita sleep apnea yang tak dirawat akan mempunyai resiko 5 kali lipat meninggal akibat gangguan jantung.</p>
<p>Perawatan sleep apnea, juga akan menurunkan risiko penyakit jantung koroner sebanyak 37% dan resiko stroke hingga 56%. Angka yang tak dapat diremehkan.</p>
<p>Perawatan Sleep Apnea</p>
<p>Diawali dengan diagnosa, sleep apnea membutuhkan pemeriksaan di laboratorium tidur menggunakan alat bernama polisomnografi (PSG). Di sini tidur penderita akan direkam menggunakan berbagai sensor yang merekam fungsi-fungsi tubuh, dari gelombang otak, irama jantung, pernafasan hingga posisi tidur. Dari pemeriksaan ini baru diketahui apakah penderita menderita sleep apnea atau sekedar mendengkur biasa. Tapi jangan membayangkan laboratorium tidur sebagai tempat penuh monitor dan peralatan yang menyeramkan. Laboratorium tidur sebaliknya, dirancang senyaman mungkin untuk ditiduri.</p>
<p>Setelah diagnosa, perawatan utama sleep apnea adalah penggunaan continuous positive airway pressure (CPAP). Pasien nanti akan melewati program CPAP trial untuk penggunaan yang nyaman dan tepat guna. Perawatan lain adalah dengan jalan pembedahan atau penggunaan alat bantu mulut yang dibuat oleh dokter gigi.</p>
<p>*****</p>
<p>Tidur memiliki hubungan timbal balik dengan kesehatan dan kualitas hidup manusia. Memperbaiki kesehatan tidur, tentu akan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan kita. Kesehatan jantung dan pembuluh darah juga berhubungan erat dengan tidur.</p>
<p>Sudah saatnya Indonesia lebih memperhatikan kesehatan tidur. Pelayanan medis pun harus lebih peka tentang kesehatan tidur pasien ketika berhadapan dengan kasus-kasus penyakit jantung dan pembuluh darah. Masyarakat luas pun harus lebih memperhatikan kesehatan tidurnya. Ketika berhadapan dengan dokter, selain menceritakan keluhan penyakit, sampaikan juga kebiasaan tidur.</p>
<p>Dan akhir kata: peringatkan kerabat yang mendengkur, Anda menyelamatkan nyawanya!</p>
<p>dr. Andreas Prasadja, RPSGT<br />
Sleep Physician<br />
Sleep Disorder Clinic &#8211; RS. Mitra Kemayoran<br />
Pendiri @IDTidurSehat, www.andreasprasadja.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/567/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=567&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/09/30/mau-jantung-sehat-tidurlah-yang-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Is Your Snoring a Warning Sign?</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/09/24/is-your-snoring-a-warning-sign/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/09/24/is-your-snoring-a-warning-sign/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2011 22:33:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Media]]></category>
		<category><![CDATA[Mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[CPAP]]></category>
		<category><![CDATA[OSA]]></category>
		<category><![CDATA[sleep apnea]]></category>
		<category><![CDATA[snoring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mendengkur.wordpress.com/2011/09/24/is-your-snoring-a-warning-sign/</guid>
		<description><![CDATA[Ade Mardiyati &#124; August 24, 2011 For as long as he can remember, Hector Siagian has been told that he snores when he sleeps. Loudly. The 41-year-old banker said his snoring got worse after he got married, and as he gained weight. “It was so bad that my wife had to cover her ears with [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=566&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ade Mardiyati | August 24, 2011</p>
<p>For as long as he can remember, Hector Siagian has been told that he snores when he sleeps. Loudly. The 41-year-old banker said his snoring got worse after he got married, and as he gained weight.</p>
<p>“It was so bad that my wife had to cover her ears with headphones during the first year of our marriage. But now that she’s used to it, she doesn’t do that anymore,” said Hector, who is up to 100 kilograms.</p>
<p>Three years ago, the father of three had a stroke. “It has been three years but it still affects me physically. Every time I feel tired, my body feels numb. I almost can’t lift anything with my hands because they feel so heavy,” he said.</p>
<p>But despite all his health problems, Hector doesn’t think they’re related to his snoring. “I think I only snore when I feel tired from work,” he said. “It also depends on my sleeping position. When I lie on my back, I snore. I’m sure if I can lose weight, I will stop snoring.”</p>
<p>Andreas Prasadja, a sleep doctor from the Sleep Disorder Clinic at Mitra Kemayoran Hospital in Central Jakarta, said many people don’t take sleep disorders seriously enough. These include obstructive sleep apnea, an ailment characterized by excessive daytime sleepiness (or hypersomnia) and snoring.</p>
<p>“Most people believe you snore because you are exhausted during the day or did not have enough sleep the night before. It is not that simple,” he said.</p>
<p>Snoring is an early warning sign of a sleep disorder, he said, and people should pay particular attention to whether there are pauses, or apneas, in breathing while snoring. The pause is caused by a blockage of the airflow.</p>
<p>“This will cause interrupted sleep, also known as fragmented sleep,” Andreas said. “Most people who suffer from sleep apnea do not realize it because they are asleep, and each pause normally lasts for only a few seconds. They may be asleep for six or seven hours a night, but their sleep is actually interrupted.”</p>
<p>Andreas said sleep apnea carried both health and social risks. The disorder can lead to high blood pressure, heart problems, stroke, brain damage, diabetes, depression, obesity and death.</p>
<p>“Socially, it is disturbing and causes an uncomfortable situation for other people. I have had a lot patients come to me and say their partner was complaining about their snoring,” he said. “During the day, they feel sleepy and weak, have difficulty concentrating and become very emotional and sensitive, which can sour their relationship with other people.”</p>
<p>But Andreas said most doctors here were not aware that such symptoms could be caused by sleep apnea.</p>
<p>“They tend to diagnose something else. Meanwhile in developed countries, where people have a better knowledge and understanding of sleep disorders, the first question a doctor will ask the patient is whether they sleep well at night,” said Andreas, who is one of Indonesia’s two sleep specialists. “This is a serious matter. We can’t ignore this.”</p>
<p>He also pointed out that sleep apnea can affect anyone — young and old, male or female.</p>
<p>“One of my patients is 6 years old and has the fourth-worst case of sleep apnea in our clinic. The child had 106 pauses every hour when sleeping,” he said.</p>
<p>To determine whether you suffer from obstructive sleep apnea, Andreas recommended an overnight sleep study.</p>
<p>“In a sleep laboratory that has been set up to make you feel comfortable, your sleep is observed all night long,” he said. “Basically we monitor and record all physical activities while you are sleeping, including brainwave activity, breathing patterns, heart rate and eye movements.”</p>
<p>After obstructive sleep apnea is diagnosed, the sleep specialist can recommend the proper treatment, Andreas said.</p>
<p>The most recommended and effective treatment is using a Continuous Positive Airway Pressure device, a mask that helps patients breathe while they are asleep.</p>
<p>In some cases, surgery may be required to reconstruct the breathing channel anatomy, Andreas said.</p>
<p>“But I would suggest using the CPAP first for anyone whose sleep apnea is more than 15 times per hour. It works most of the time,” he said.</p>
<p>Given that a sleep disorder can be a silent killer, Andreas said it was important for friends and partners to inform people who snore to be alert, because most people who suffer from the condition are unaware they have a problem.</p>
<p>“You could save their life,” he said.</p>
<p>Tips for a better night&#8217;s sleep:<br />
Although the amount of sleep required differs from person to person,  it is recommended that people get seven to eight hours of sleep a night.<br />
Avoid caffeine at least nine hours before going to bed.<br />
Avoid working out three hours prior to going to bed.<br />
Finish all your work at least an hour before you go to bed. Give your body and mind a break from work-related matters.</p>
<p>For more information and tips, follow @IDTidurSehat on Twitter.</p>
<p>link: http://www.thejakartaglobe.com/health/is-your-snoring-a-warning-sign/461412</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/566/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=566&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/09/24/is-your-snoring-a-warning-sign/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesehatan Tidur Untuk Indonesia Yang Lebih Baik</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kesehatan-tidur-untuk-indonesia-yang-lebih-baik/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kesehatan-tidur-untuk-indonesia-yang-lebih-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 16:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kesehatan-tidur-untuk-indonesia-yang-lebih-baik/</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda merasa sulit berkonsentrasi saat bekerja? Atau melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bodoh, seperti tak sengaja menghapus file penting atau meninggalkan kunci tergantung di mobil? Atau untuk sekedar menyelesaikan satu proposal saja Anda perlu merevisi berulang-ulang hingga makan waktu berjam-jam? Atau semua serba salah, serba bodoh, serba tak pantas, serba kurang…? Atau sedikit kritik sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=565&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda merasa sulit berkonsentrasi saat bekerja? Atau melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bodoh, seperti tak sengaja menghapus file penting atau meninggalkan kunci tergantung di mobil? Atau untuk sekedar menyelesaikan satu proposal saja Anda perlu merevisi berulang-ulang hingga makan waktu berjam-jam? Atau semua serba salah, serba bodoh, serba tak pantas, serba kurang…? Atau sedikit kritik sudah menyinggung, sedikit gesekan pun sudah membuat emosi meledak?</p>
<p>Kurang Tidur</p>
<p>Terlalu lelah untuk berkonsentrasi, terlalu lelah untuk mendengarkan masukan.. Apakah ketika menghadapi hal-hal ini Anda mempertimbangkan tidur sebagai penyebab atau solusinya? Sepertinya tidak.</p>
<p>Masyarakat Indonesia masih mencari solusinya pada stimulan seperti kafein, minuman penambah energi atau suplemen multi vitamin. Padahal jawabannya sederhana saja, perhatikan kesehatan tidur! Perilaku konsumsi stimulan secara membabi buta atas nama produktivitas amat berbahaya. Kesehatan tidur tidak anti stimulan, tetapi lebih menyarankan agar penggunaan stimulan dilakukan dengan bijak sesuai dengan kebutuhan dan detak jam biologis tubuh kita. Stimulan hanyalah penunda kantuk, tanpa mengembalikan kemampuan otak untuk berpikir, mengingat atau menganalisa. Karena, sampai saat ini masih belum ada satu pun zat yang dapat menggantikan efek restoratif tidur.</p>
<p>Kesehatan tidur masih diremehkan di Indonesia. Tak lain penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan tidur. Apalagi masih banyak pandangan-pandangan keliru tentang tidur. Misalkan pandangan bahwa tidur merupakan cermin perilaku pemalas. Atau pandangan lain yang menilai tidur sebagai tak ada gunanya. Padahal 1/3 hidup manusia dilalui dalam keadaan tidur, jika tidur tak berguna mungkin kita harus mempersalahkan proses penciptaan!</p>
<p>Gangguan tidur misalnya, tidak dilihat dari seberapa mudah kita tidur. Tetapi justru lebih penting, bagaimana kita berfungsi di siang hari. Jika kita bangun segar bugar penuh semangat, lalu sepanjang hari cekatan menghadapi segala tantangan, tanpa perlu bantuan stimulan untuk sekedar terjaga, artinya tidur kita sehat! Kualitas manusia seperti inilah yang diperlukan agar Indonesia menjadi lebih baik.</p>
<p>Tetapi kenyataan berkata lain. Sehari-hari kita dihadapkan pada zombie-zombie yang bergentayangan dengan beban utang tidur menggelayut mata. Tanpa sadar, banyak diantara kita selalu berada dalam kondisi kurang tidur, yang semakin hari semakin memprihatinkan.  Setiap hari kita bertaruh nyawa mengendara di jalan dengan rasa lelah dan kewaspadaan nol.</p>
<p>Tak jarang, kita pun terpaksa memasrahkan hidup pada orang-orang yang kurang tidur. Mulai dari supir angkot atau pengemudi ojek yang tak hati-hati dan emosional, pada dokter dengan jam praktek terlalu panjang, hingga pada para pemimpin yang tertidur di ruang-ruang sidang. Kondisi kurang tidur akan membatasi kemampuan kita untuk menganalisa masalah, menerima masukan dan mengambil keputusan dengan tepat. Coba saja untuk bermain catur setelah tak tidur semalaman, bagaimana rasanya?</p>
<p>Semua ini menjadi penting pada profesi yang bertanggung jawab atas hidup orang lain. Dokter yang keputusannya menentukan kesembuhan pasien, pilot yang bertanggung jawab atas keselamatan penumpang, pemimpin perusahaan yang menentukan kesejahteraan banyak pegawai atau para pembuat kebijakan negara yang menentukan harkat hidup orang banyak.</p>
<p>Bagaimana mungkin kebijakan brilian bisa dilahirkan dari para pemimpin lamban dan tidak bisa menerima masukan? Kemampuan kognitif, mental dan stabilitas emosional seseorang amat ditentukan oleh kualitas dan durasi tidur.</p>
<p>Masalah Sosial</p>
<p>Gangguan tidur rupanya sudah semakin memprihatinkan. Kualitas manusia memang ditentukan oleh lingkungan dan pendidikan. Tetapi secara internal, tidur yang sehat juga membantu memberikan kualitas manusia yang baik. Kualitas manusia Indonesia yang unggul tak akan didapatkan dari generasi pesta yang tak memedulikan tidur.</p>
<p>Generasi muda, menghadapi bahaya. Sebuah penelitian di Virginia membandingkan dua sekolah. Satu sekolah dimundurkan jam masuknya sementara yang lain tetap. Hasilnya angka kecelakaan lalu lintas pada sekolah yang dimundurkan jam masuknya jadi jauh berkurang.</p>
<p>Merujuk pada penelitian lainnya yang dilakukan oleh peneliti tidur di kelompok usia dewasa muda, Mary Caskadon, dengan memundurkan jam masuk sekolah tampak bahwa prestasi akademis dan olah raga siswa meningkat, sementara kenakalan remaja merosot! Mengejutkan, karena perpanjangan jam tidur hingga sesuai dengan jam biologis remaja juga memperbaiki suasana emosinya.</p>
<p>Pada kelompok usia dewasa, tingkat stres dan performa kerja juga banyak dipengaruhi tidur. Sekelompok orang dewasa yang tak pernah merasa kurang tidur menjalani penelitian dan diminta untuk perlahan menambah jam tidur mereka. Hasilnya, setelah beberapa waktu menambah jam tidur mereka mengaku jauh lebih produktif dari biasanya dan lebih bahagia!</p>
<p>Gangguan Tidur</p>
<p>Gangguan tidur sudah terlalu lama dianggap sebagai insomnia semata. Padahal ada gejala gangguan tidur lain yang lebih memprihatinkan: hipersomnia. Hipersomnia atau kantuk berlebihan, menyebabkan penderitanya selalu bangun tak segar dan mudah mengantuk sepanjang hari.</p>
<p>Insomnia dan hipersomnia masih merupakan gejala. Penyakitnya sendiri bisa terbagi lagi dalam berbagai kategori. Tepatnya kira-kira ada seratusan gangguan tidur yang diklasifikasikan dalam the International Classification of Sleep Disorder.</p>
<p>Apapun gangguan tidurnya, akibatnya menurunkan kualitas hidup penderitanya. Mulai dari kantuk sepanjang hari, kualitas emosi yang buruk hingga disfungsi seksual.</p>
<p>Mendengkur misalnya, masyarakat Indonesia mengetahui dengkuran sebagai tidur yang nyenyak. Padahal ngorok bisa jadi merupakan tanda adanya henti nafas saat tidur, sleep apnea. Henti nafas, ini pun berakibat langsung pada banyak penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit-penyakit jantung, stroke hingga kematian. Namun sayangnya belum banyak dokter yang peduli dengan gangguan tidur nan berbahaya ini. Padahal peringkat penderita penyakit jantung dan pembuluh darah serta diabetes di Indonesia terus merangkak naik.</p>
<p>Indonesia Sadar Tidur Sehat</p>
<p>Untuk itu @IDTidurSehat hadir hendak membawa perubahan. Perubahan pandangan akan pentingnya aktivitas malam yang seolah tak aktif ini. @IDTidurSehat ingin menyampaikan satu rantai kecil yang kurang dari rangkaian kemajuan Indonesia. Kesehatan tidur akan menjadi tenaga baru bagi pencegahan berbagai penyakit berbahaya. Dengannya tentu biaya pengobatan dapat semakin ditekan. Dengan tidur yang lebih sehat, anak-anak kita juaga mempunyai lebih banyak waktu untuk mengembangkan potensi-potensinya selama tidur.</p>
<p>Demi Indonesia yang lebih baik, kita membutuhkan tenaga yang bugar, sehat dan kemampuan otak yang brilian.</p>
<p>Demi Indonesia yang lebih baik, kita perlu tidur lebih sehat.</p>
<p>Dirgahayu Indonesia!</p>
<p>Dr. Andreas Prasadja, RPSGT</p>
<p>Praktisi kesehatan tidur Sleep Disorder Clinic &#8211; RS. Mitra Kemayoran<br />
Co-founder @IDTidurSehat dan anggota American Academy of Sleep Medicine</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/565/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=565&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kesehatan-tidur-untuk-indonesia-yang-lebih-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kupas Tuntas Bahaya Mendengkur</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kupas-tuntas-bahaya-mendengkur/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kupas-tuntas-bahaya-mendengkur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 02:04:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Media]]></category>
		<category><![CDATA[Mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[ngorok]]></category>
		<category><![CDATA[seminar kesehatan tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kupas-tuntas-bahaya-mendengkur/</guid>
		<description><![CDATA[TEGAL &#8211; Tak sedikit yang menganggap dengkuran menandakan lelapnya tidur. Padahal, mendengkur merupakan gejala utama dari sleep apnea selain rasa kantuk berlebih. Sleep apnea yang artinya henti nafas saat tidur, dapat berdampak langsung pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang. ‘’Mendengkur tidak boleh disepelekan, karena berhubungan langsung dengan sejumlah penyakit,’’ ungkap dr Andreas Prasadja RPSGT dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=564&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TEGAL &#8211; Tak sedikit yang menganggap dengkuran menandakan lelapnya tidur. Padahal, mendengkur merupakan gejala utama dari sleep apnea selain rasa kantuk berlebih. Sleep apnea yang artinya henti nafas saat tidur, dapat berdampak langsung pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang. ‘’Mendengkur tidak boleh disepelekan, karena berhubungan langsung dengan sejumlah penyakit,’’ ungkap dr Andreas Prasadja RPSGT dalam Simposium Ilmiah Sleep Apnea dalam hubungannya dengan diabetes.<br />
Sleep Physician di Sleep Disorder Clinic RS Mitra Kemayoran ini menjadi pembicara utama acara yang digelar RS Mitra Keluarga Tegal, Sabtu (16/4). Sedikitnya 140 peserta mengikuti acara yang berlangsung di auditorium lantai 4 setempat. Acara yang menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal juga dihadiri Ketua IDI Kota Tegal dr Hery S SpA. Simposium ini juga menghadirkan dr Daru Jaka S SpPD MSc dengan materi penanganan terkini diabetes mellitus.</p>
<p>Disebutkan dr Andreas, 8 penyakit yang berhubungan dengan mendengkur diantaranya tekanan darah tinggi atau hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan kerusakan otak. Juga berhubungan dengan depresi, diabetes melitus, obesitas dan mortalitas atau kematian. Perawatan sleep apnea dapat dilakukan lewat beberapa alternatif. Diantaranya pembedahan, continuous positive airway pressure (CPAP) ataupun dental appliances. Sementara ini, baku emas perawatan adalah dengan menggunakan CPAP, dengan tingkat keberhasilan yang amat tinggi. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa penggunaan CPAP akan mengurangi resiko seseorang untuk menderita bahaya-bahaya yang telah disebutkan tadi.</p>
<p>Pada kesempatan sama, Direktur RS Mitra Kemayoran Dr Esther M Ramono MM mengenalkan pelayanan dan fasilitas yang bisa digunakan di grup RS Mitra Keluarga ini. Salah satunya adalah sleep disorder clinic sebagai satu-satunya di Indonesia. Bukan hanya itu saja, dr Andreas Prasadja RSPGT selaku sleep physician juga merupakan kali pertama memperdalam ilmunya di bidang ini. ‘’Kami sangat memperhatikan kualitas pelayanan dengan adanya setifikat ISO dan akreditasi untuk 16 pelayanan,’’ ungkapnya. Selain itu, peralatan modern yang canggih dan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi unggulan RS Mitra Kemayoran. Perkembangan kedokteran selalu up to date di RS ini.</p>
<p>Direktur RS Mitra Keluarga Tegal drg E Setyodewi MM dalam sambutannya menuturkan kegiatan simposium ilmiah merupakan program rutin. Dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan kedokteran up to date ke masyarakat maupun petugas medis tak terkecuali dokter di Tegal dan sekitarnya. ‘’Semoga bisa bemanfaat untuk semua pihak,’’ ujarnya.</p>
<p>Dewi menambahkan, dalam memberikan pelayanan pada pasien pihaknya selalu bekerjasama dengan grup RS Mitra Keluarga yang saat ini berjumlah 10 cabang. ‘’Kalau di sini peralatan belum memadai, akan kami rujuk ke grup kami,’’ ujarnya. Pasalnya, masing-masing cabang memiliki unggulan tersendiri di bidang kesehatan.(ela)</p>
<p>Link: http://www.radartegal.com/index.php/Kupas-Tuntas-Bahaya-Mendengkur.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/564/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=564&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/08/16/kupas-tuntas-bahaya-mendengkur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Atlet Segagah Shaquille O&#8217;Neal Ternyata Takut Ngorok</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/07/28/atlet-segagah-shaquille-oneal-ternyata-takut-ngorok/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/07/28/atlet-segagah-shaquille-oneal-ternyata-takut-ngorok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 01:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Media]]></category>
		<category><![CDATA[Mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[CPAP]]></category>
		<category><![CDATA[mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[ngorok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mendengkur.wordpress.com/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[Shaquille O\&#8217;Neal (gettyimage) Jakarta, Ngorok atau mendengkur masih dianggap wajar bagi sebagian orang. Namun pebasket kenamaan Shaquille O&#8217;Neal sangat ketakutan saat tahu dirinya mendengkur, sampai-sampai ia harus ikut terapi di Harvard Medical School untuk mengatasinya. Semula bintang NBA yang memiliki tinggi badan 2,16 meter dan berat 147,4 kg ini tidak pernah tahu dirinya punya gangguan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=557&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img src="http://images.detik.com/content/2011/07/27/763/shaq-detiksport-dalam.jpg" alt="img" width="200" /><br />
<strong>Shaquille O\&#8217;Neal (gettyimage)</strong></div>
<p><strong>Jakarta,</strong> Ngorok atau mendengkur masih dianggap wajar bagi sebagian orang. Namun pebasket kenamaan Shaquille O&#8217;Neal sangat ketakutan saat tahu dirinya mendengkur, sampai-sampai ia harus ikut terapi di Harvard Medical School untuk mengatasinya.</p>
<p>Semula bintang NBA yang memiliki tinggi badan 2,16 meter dan berat 147,4 kg ini tidak pernah tahu dirinya punya gangguan tidur. Ia baru sadar setelah pasangan tidurnya, Nikki Alexander baru-baru ini merasa terganggu oleh suara dengkurannya yang sebetulnya belum terlalu parah.</p>
<p>Atas saran Nikki, Shaq segera mendatangi Harvard Medical School untuk minta solusi kepada seorang konsultan gangguan tidur yakni Dr Atul Malhotra. Dikutip dari <em>Sleepapneadisorder</em>, Rabu (27/7/2011), Shaq didiagnosis mengalami henti napas saat tidur atau sleep apnea dengan tingkat keparahan menengah.</p>
<p>Untuk mengatasi dengkurannya, Dr Malhotra menganjurkan agar Shaq memakai <em>Continuous Positive Airway Pressure</em> (CPAP). Alat ini berbentuk masker khusus yang harus selalu dipakai saat tidur, untuk memberikan tekanan positif sehingga saluran napas tidak menyempit.</p>
<p>Kekhawatiran Shaq atas gangguan tidur yang dialaminya tidak berlebihan. Pakar kesehatan dari RS Mitra Kemayoran, dr Andreas Prasadja, RPSGT atau akrab dipanggil dr Ade mengatakan bahwa sleep apnea bisa memicu kematian mendadak meski penderitanya adalah seorang atlet yang tentunya rajin olahraga.</p>
<p>&#8220;Di luar negeri memang seperti itu, seseorang yang tahu kalau dirinya ngorok pasti langsung panik. Banyak atlet yang kelihatannya bugar, tahu-tahu mati mendadak hanya karena sleep apnea,&#8221; ungkap dr Ade saat berbincang via telepon dengan <strong>detikHealth,</strong> Selasa (26/7/2011).</p>
<p>Menurutnya, sleep apnea terjadi karena saluran napas mengalami penyempitan saat tidur sehingga suplai oksigen terbatas. Selain membuat napas berhenti sewaktu-waktu ketika tidur, dalam jangka panjang kondisi ini bisa memicu komplikasi serius seperti serangan jantung dan diabetes.</p>
<p>Kadang-kadang risiko ini tidak disadari oleh para atlet karena mengira jika rajin olahraga maka tubuhnya sudah cukup bugar. Padahal meski jantungnya sehat, sleep apnea yang tidak terdiagnosis kadang lebih berbahaya karena jika tidak diatasi maka bisa makin memburuk.</p>
<p>Terkait penggunaan CPAP untuk mengatasi sleep apnea, dr Ade mengatakan bahwa alat tersebut cukup efektif asal cara pakainya benar. Ia sendiri mengaku sering mendengkur saat tidur dan sudah 4 tahun menggunakan CPAP, yang saat ini harganya masih sekitar Rp 5 juta.</p>
<p>(<strong>up/ir</strong>)</p>
<p>link: http://www.detikhealth.com/read/2011/07/27/070209/1690163/763/atlet-segagah-shaquille-oneal-ternyata-takut-ngorok</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/557/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=557&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/07/28/atlet-segagah-shaquille-oneal-ternyata-takut-ngorok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2011/07/27/763/shaq-detiksport-dalam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>dr Andreas Prasadja, Spesialis Tukang Intip Orang Tidur</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/07/28/dr-andreas-prasadja-spesialis-tukang-intip-orang-tidur/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/07/28/dr-andreas-prasadja-spesialis-tukang-intip-orang-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 00:58:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Media]]></category>
		<category><![CDATA[dokter tidur]]></category>
		<category><![CDATA[mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[tidur sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mendengkur.wordpress.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[&#160; dr Ade (dok: facebook) Sebagai satu-satunya praktisi kesehatan tidur di Indonesia, dr Andreas Prasadja RPSGT getol menyosialisasikan pentingnya tidur yang cukup dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Di laboratorium tidur tempatnya bekerja, pasien diperiksa saat tidur dan ia akan sabar mengamati pola tidur pasiennya. Dokter yang menjuluki dirinya sebagai &#8216;tukang intip orang tidur&#8217; ini akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=555&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div><img src="http://images.detik.com/content/2011/07/27/1201/andreasprasadja-fb-dalam.jpg" alt="img" width="200" /><br />
<strong>dr Ade (dok: facebook)</strong></div>
<p>Sebagai satu-satunya praktisi kesehatan tidur di Indonesia, dr Andreas Prasadja RPSGT getol menyosialisasikan pentingnya tidur yang cukup dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Di laboratorium tidur tempatnya bekerja, pasien diperiksa saat tidur dan ia akan sabar mengamati pola tidur pasiennya.</p>
<p>Dokter yang menjuluki dirinya sebagai &#8216;tukang intip orang tidur&#8217; ini akan melakukan segala cara agar pasiennya tidak stres saat diperiksa sehingga bisa terlelap saat diperiksa gangguan tidurnya.</p>
<p>Pasien yang diperiksa pola tidurnya ini, tubuhnya dipasangi kabel-kabel lalu dr Ade akan memantaunya dari komputer. Dalam kondisi khusus tak jarang alat-alat yang dimiliknya (polisomnigrafi/PSG) dibawa ke rumah pasien.</p>
<p>Gangguan tidur menurut dr Ade adalah hal yang serius sayangnya banyak orang mengabaikannya. Gangguan tidur bisa membuat fungsi tubuh tidak maksimal, makanya ia prihatin melihat pejabat-pejabat yang tertidur saat bekerja.</p>
<p>Jika seorang pemimpin punya masalah tidur baik <em>ngorok</em> maupun ngantukan, maka sedikit banyak kesehatannya akan terpengaruh. Dampaknya antara lain konsentrasi menurun, kemampuan menganalisisi masalah berkurang dan area emosionalnya terganggu sehingga gampang tersinggung saat menerima kritik.</p>
<p>Dalam jangka panjang, kualitas tidur yang buruk juga memicu komplikasi yang lebih serius misalnya diabetes dan gangguan jantung sehingga biaya kesehatannya akan membengkak. Dalam waktu 2 tahun saja, biaya kesehatan seseorang bisa naik 10 kali lipat jika tidurnya tidak berkualitas.</p>
<p>&#8220;Saya pernah melakukan kampanye kecil-kecilan, pesannya jangan pernah memilih calon pemimpin yang <em>ngorok</em>,&#8221; tegas seorang praktisi kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, dr Andreas Prasadja, RPSGT atau biasa dipanggil dr Ade saat berbincang via telepon dengan <strong>detikHealth</strong>, Rabu (27/7/2011).</p>
<p>Sesuai bidang keahliannya, suami dari Kristanti Madona Gunadi ini memang getol menyosialisasikan pentingnya tidur yang cukup dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Selain dengan menjadi pembicara dalam berbagai <em>talkshow</em> di TV dan radio, dr Ade juga gemar berbagi ilmu di internet termasuk melalui blog dan jejaring sosial.</p>
<p>Ayah dari 2 anak yang masing-masing berusia 2 dan 6 tahun ini tak pernah merasa terganggu meski akun twitternya sering dibanjiri pertanyaan seputar gangguan tidur. Hanya saja untuk memisahkan urusan pribadinya yang penuh canda dengan urusan keilmuannya yang lebih serius, belakangan dr Ade merasa perlu untuk memiliki 2 akun twitter.</p>
<p>&#8220;Dengan mem-<em>follow</em> @IDTidurSehat Anda dpt tahu mitos &amp; fakta seputar tidur. Boleh juga <em>unfollow</em> akun ini agar saya bebas omong jorok. Hihihi,&#8221; tulis dr Ade di akun @prasadja yang merupakan akun pribadinya, sebagai imbauan agar pertanyaan seputar gangguan tidur disampaikan di akun barunya yakni @IDTidurSehat.</p>
<p>Dengan gaya humoris dan penuh canda, dr Ade terlihat ramah saat berinteraksi dengan siapapun termasuk pasien. Demikian juga di laboratorium tidur tempatnya bekerja, dr Ade ini akan melakukan segala cara agar pasiennya tidak stres sehingga bisa terlelap saat diperiksa gangguan tidurnya.</p>
<p>Bahkan saat menyindir pola tidur wartawan yang umumnya sering bergadang hingga larut malam, ia mampu menyampaikannya dengan candaan menggelitik. Menurutnya, hal yang paling menyebalkan saat menghadapi pasien adalah jika pasien tersebut seorang pekerja media.</p>
<p>&#8220;Kalau pasien susah tidur, saya pasti bisa bantu. Kalau bisa tidur tapi tidak berkualitas, itu saya juga bisa bantu. Tapi kalau memang tidak sempat tidur, saya bisa apa coba?&#8221; ledeknya sambil tertawa kecil.</p>
<p>Komentar dr Ade tidak mengada-ada, sebab ia sendiri mengaku pernah menangani pasien yang bekerja sebagai pemred (pemimpin redaksi) sebuah media massa ternama dan merasakan sendiri tantangannya. Lucunya setelah sembuh, si pemred tersebut jadi sangat toleran dan tidak pernah marah jika ada anak buahnya yang tertidur di kantor dengan pertimbangan jika dipaksakan maka kinerjanya tidak akan optimal.</p>
<p>Di Indonesia, ilmu kedokteran yang mempelajari kesehatan tidur masih terbilang baru sehingga wajar jika ngorok dan gangguan tidur lainnya masih sering terabaikan. Kelak jika semua orang sudah mulai peduli terhadap kesehatan tidur, dr Ade berharap agar calon pemimpin bangsa juga diwajibkan lulus Tes <em>Ngorok</em>.</p>
<p><strong>BIODATA</strong></p>
<p><strong>Nama lengkap:</strong><br />
dr Andreas Prasadja, RPSGT (Registered Polysomnographic Technologist atau Praktisi Kesehatan Tidur)</p>
<p><strong>Nama panggilan:</strong><br />
dr Ade</p>
<p><strong>Tempat dan tanggal lahir:</strong><br />
Jakarta, 16 Mei 1975</p>
<p><strong>Status perkawinan:</strong><br />
Menikah dengan Kristanti Madona Gunadi<br />
Dikaruniai 2 anak, Chiara Monica Prasojo (6 tahun) dan Patricius Kiano Prasojo (1,5 tahun)</p>
<p><strong>Hobi:</strong><br />
Bersepeda (aktivis <em>bike to work</em>) dan memasak</p>
<p><strong>Riwayat Pendidikan:</strong><br />
Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atma Jaya (1993-2000)<br />
Polysomnography Course and Sleep Medicine Review, Singapore (September 2005)<br />
Sleep Medicine and Technology Course, The University of Sidney Australia (November 2005)<br />
Registered Polysomnographic Technologist, American Academy Of Sleep Medicine.</p>
<p><strong>Riwayat Pekerjaan:</strong><br />
Dokter umum di Klinik Pandawa, Jakarta (2002)<br />
Dokter jaga di RS Mitra Kemayoran, Jakarta (2003-2005)<br />
Praktisi kesehatan tidur di Sleep Disorder Clinic RS Mitra Kemayoran, Jakarta (2005-sekarang).</p>
<p>(<strong>up/ir</strong>)</p>
<p>link: http://www.detikhealth.com/read/2011/07/27/100459/1690287/1201/dr-andreas-prasadja-spesialis-tukang-intip-orang-tidur</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/555/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=555&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/07/28/dr-andreas-prasadja-spesialis-tukang-intip-orang-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2011/07/27/1201/andreasprasadja-fb-dalam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gadis Kecil Itu Harusnya Bisa Terlelap</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/06/30/gadis-kecil-itu-harusnya-bisa-terlelap/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/06/30/gadis-kecil-itu-harusnya-bisa-terlelap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2011 07:12:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[anak mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[micrognathia]]></category>
		<category><![CDATA[OSA]]></category>
		<category><![CDATA[psg]]></category>
		<category><![CDATA[sleep apnea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mendengkur.wordpress.com/?p=551</guid>
		<description><![CDATA[Membaca Kompas pagi ini, 30 Juni 2011 berjudul “Gadis Kecil Ini Tak Pernah Terlelap” tentang kisah seorang Mahira Mujahida (9 tahun) yang mengalami micrognathia, hingga tak pernah terlelap tidurnya di malam hari. Diceritakan, bahwa ia tak pernah tidur atau istirahat. Bahkan saat tidur pun matanya tak terpejam. Namun dilanjutkan juga bahwa Mahira mendengkur keras dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=551&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Membaca Kompas pagi ini, 30 Juni 2011 berjudul “Gadis Kecil Ini Tak Pernah Terlelap” tentang kisah seorang Mahira Mujahida (9 tahun) yang mengalami </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>micrognathia</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">, hingga tak pernah terlelap tidurnya di malam hari. Diceritakan, bahwa ia tak pernah tidur atau istirahat. Bahkan saat tidur pun matanya tak terpejam. Namun dilanjutkan juga bahwa Mahira mendengkur keras dalam tidurnya. Dijelaskan juga bahwa ini semua mengarah pada henti nafas saat tidur atau </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">.</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em><strong>Sleep Apnea</strong></em></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">, adalah gangguan tidur berupa henti nafas berulang-ulang saat tidur. Namun, henti nafas yang dialami disebabkan oleh penyumbatan saluran nafas. Akibatnya, walau gerak nafas tetap ada, udara tak dapat masuk ataupun keluar. Tak terjadi pertukaran udara! Dan ini hanya terjadi pada saat tidur, hingga si penderita tak tahu apa-apa.</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Penderitanya mempunyai dua ciri utama, yaitu tidur mendengkur dan kantuk berlebihan di siang hari. Dengkuran terjadi sebagai akibat dari peningkatan tekanan di saluran nafas saat menyempit. Dinding saluran nafas yang lunak tersebut pun bergetar. Penyempitan terjadi karena pada saat tidur, saluran nafas melemas. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sementara kantuk berlebihan (hipersomnia) disebabkan oleh proses tidur yang terpotong-potong. Saat sesak, mekanisme tubuh akan membangunkan otak sejenak. Namun walau gelombang otak tampak terbangun singkat, si penderita tak menyadarinya. Ia tetap tidur. Tetapi episode bangun singkat (</span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>microarousal</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">) ini sudah memotong proses tidur. Akibatnya kualitas tidur penderita </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> jadi buruk. Walau ia cukup tidur, ia tetap bangun tak segar dan terus mengantuk. Itu sebabnya bisa dikatakan bahwa Mahira tak pernah tidur lelap.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Akibat </strong></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em><strong>Sleep Apnea </strong></em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Pada Anak</strong></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Pada orang dewasa, akibat dari </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> tak main-main. </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> menyebabkan turunnya kuralitas hidup, disfungsi seksual, hipertensi, berbagai gangguan jantung, diabetes, stroke, hingga kematian. Hanya disesalkan di Indonesia hal ini rupanya belum mendapatkan perhatian yang sesuai.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sementara pada anak, akibatnya lebih memprihatinkan. </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> langsung berakibat pada daya tahan tubuh dan proses tumbuh kembangnya. </span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Ya, daya tahan tubuh selama ini kita tahu ditingkatkan lewat berbagai asupan makanan bergizi. Tapi sadarkah Anda, bahwa sistem daya tahan tubuh kita bekerja optimal hanya pada saat tidur? </span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sementara proses tidur yang terpotong-potong langsung mengganggu hormon pertumbuhan yang seharusnya berkadar tinggi pada tahap tidur dalam (N3). Akibatnya anak-anak yang menderita </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea </em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">sering berpenampilan kecil dan kurang berat badannya. Begitu pula dengan perkembangan kognitif, berbagai penelitian sudah menunjukkan bahwa anak dengan </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> mempunyai prestasi akademis yang lebih rendah dibanding yang sehat. Salah satu penelitinya adalah dokter David Gozal yang menuangkan hasil penelitiannya pada </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Official Journal Of The American Academy Of Pediatrics</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> pada September 1998.</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Para guru dan pembimbing anak yang tidur mendengkur, sering kali melaporkan kurangnya kemampuan konsentrasi serta perilaku yang cenderung hiperaktif. Ini sebenarnya merupakan manifestasi kantuk berlebihan. Anak dengan kantuk berlebihan, cenderung lebih aktif untuk mengatasi kantuknya. Ia pun lebih emosional dan rewel. </span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Diagnosa Dan Perawatan</strong></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> pada anak termasuk gangguan yang cukup sering ditemui. </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>American Sleep Apnea Association</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> menyatakan sekitar 3% anak menderita </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">. Sementara penelitian di Thailand Selatan pada anak-anak usia sekolah mendapati 8,5% mendengkur dan 0,68% mengalami </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">. Ya, tak semua anak yang mendengkur mengalami </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Pemeriksaan anak yang mendengkur meliputi pemeriksaan fisik saluran nafas dan pemeriksaan tidur di laboratorium tidur. Dari laboratorium tidur, kita akan mendapatkan fungsi-fungsi tubuh selama tidur. Pemeriksaan dengan menggunakan alat bernama polisomnografi (PSG) ini merekam gelombang otak tidur, fungsi-fungsi nafas dan jantung serta posisi tidur. Diagnosa baru bisa ditegakkan setelah mendapatkan angka rata-rata gangguan nafas per jam, </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Apnea-Hyponea Index</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> (AHI). Pada anak, AHI 1,5 kali per jam, sudah menunjukkan diagnosa </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea.</em></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Penyebab </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> pada anak bukanlah kegemukan. Yang paling sering justru diakibatkan oleh bengkaknya amandel dan adenoid hingga mempersempit saluran nafas. Hingga perawatan utama nantinya akan ditujukan pada kedua kelenjar tersebut.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sedangkan pada beberapa kasus, </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> anak disebabkan oleh kecilnya struktur rahang bawah, hingga saluran nafas menjadi sempit. Inilah yang dialami oleh Mahira. Itu sebabnya perawatan yang disarankan adalah pembedahan untuk memajukan rahang bawah agar saluran nafasnya jadi lebih luas. Akan tetapi proses pembedahan ini mahal sekali. Sementara pilihan terapi lain juga sebaiknya diperkenalkan terlebih dahulu. Misalkan dengan penggunaan CPAP. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">CPAP (</span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>continuous positive airway pressure</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">) adalah sebuah alat yang dihubungkan ke masker hidung, yang digunakan pada pasien saat tidur. Penggunaan CPAP diperkenalkan oleh Colin Sullivan dalam Lancet tahun 1982. Kini CPAP digunakan secara luas bagi penderita </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> dewasa di seluruh dunia. Sementara pada anak, seperti tertuang dalam </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>A Clinical Guide to Pediatric Sleep</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> edisi kedua, penggunaan CPAP dapat juga dilakukan jika indikasinya sesuai. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Penggunaan CPAP pada anak tak harus seumur hidup. Seiring dengan pertumbuhan dan perubahan struktur saluran nafas, ada kemungkinan CPAP tak diperlukan lagi. Sebagai persiapan pembedahan, CPAP juga amat disarankan, terutama pada kasus-kasus </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> parah. Ini ditujukan agar kondisi pasien lebih baik dan siap untuk menjalani operasi.</span></span></p>
<p lang="id-ID" align="CENTER"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> mudah dikenali dan dapat dirawat dengan efektif. Sayang sekali jika dengkuran anak kita abaikan begitu saja. Ingat, tidur anak akan menjamin kualitas hidup, kecerdasan dan kesehatannya. Kualitas anak yang cemerlang, juga akan menjamin masa depan Indonesia yang cerah.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/551/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=551&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/06/30/gadis-kecil-itu-harusnya-bisa-terlelap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendengkur dan Performa Seks</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/06/22/mendengkur-dan-performa-seks/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/06/22/mendengkur-dan-performa-seks/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 10:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[atasi mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[CPAP]]></category>
		<category><![CDATA[kantuk berlebihan]]></category>
		<category><![CDATA[mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[ngorok]]></category>
		<category><![CDATA[obat mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[OSA]]></category>
		<category><![CDATA[performa seks]]></category>
		<category><![CDATA[sleep apnea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mendengkur.wordpress.com/?p=546</guid>
		<description><![CDATA[Gangguan tidur jelas menyebabkan penurunan semangat, vitalitas kemampuan konsentrasi dan juga performa seksual. Siapa pun akan menolak berhubungan seks saat lelah mendera. Tetapi gangguan tidur bukan hanya insomnia saja. Tahukah Anda adanya gangguan tidur yang membuat kita terus merasa lelah dan mengantuk walau tidur cukup? Kantuk berlebihan, dikenal dengan sebutan hipersomnia, adalah rasa kantuk yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=546&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><a href="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/06/23393995.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-547" title="tidur" src="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/06/23393995.jpg?w=468" alt=""   /></a>Gangguan tidur jelas menyebabkan penurunan semangat, vitalitas kemampuan konsentrasi dan juga performa seksual. Siapa pun akan menolak berhubungan seks saat lelah mendera. Tetapi gangguan tidur bukan hanya insomnia saja. Tahukah Anda adanya gangguan tidur yang membuat kita terus merasa lelah dan mengantuk walau tidur cukup? Kantuk berlebihan, dikenal dengan sebutan hipersomnia, adalah rasa kantuk yang dirasakan walau sudah tidur cukup.</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Penyebab hipersomnia tersering adalah <em>sleep apnea</em> atau henti nafas saat tidur, yang ditandai dengan kebiasaan mendengkur.<em> Sleep apnea </em>terjadi akibat menyempitnya saluran nafas saat tidur. Akibatnya kadar oksigen dalam darah turun berulang-ulang sepanjang malam. Kerja jantung dan berbagai organ pun turut terganggu. <em>Sleep apnea</em> telah dikenal luas mengakibatkan penyakit-penyakit berbahaya seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung hingga stroke. Tetapi <em>sleep apnea</em> juga menyebabkan penurunan kualitas hidup, mulai dari produktifitas kerja, kehidupan rumah tangga dan performa seks.</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dalam kehidupan rumah tangga pendengkur sering dianggap keluarganya sebagai pemalas karena selalu mengantuk dan kelelahan. Efek dari hipersomnia juga memberikan penampakan seseorang yang kurang bermotivasi dan lamban. Akibat kondisi kurang tidur ini juga, seseorang menjadi sensitif, mudah marah, tak sabaran dan emosional. Apalagi suara dengkuran yang mengganggu setiap malam. Menurunnya minat seksual, walau jarang dibicarakan, menjadi pelengkap ramuan masalah rumah tangga ini. Perlahan dimulai dari permintaan untuk pisah kamar dan berlanjut menjadi perpecahan. </span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Sleep Apnea dan Disfungsi Seksual</strong></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Berbagai penelitian telah memastikan hubungan yang erat antara </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> dan gangguan ereksi. Dalam </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>The Journal of Sexual Medicine </em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">terbitan November 2009</span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">, diungkapkan bahwa dari 69% pria pendengkur yang terdiagnosa dengan </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> ternyata mengalami disfungsi ereksi. Sedangkan pasien tanpa </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">, hanya 34%-nya saja yang mengalami disfungsi ereksi. Dari penelitian ini juga disebutkan bahwa derajat disfungsi ereksi semakin parah sesuai dengan penurunan kadar oksigen darah saat tidur yang direkam lewat polisomnografi (pemeriksaan tidur di laboratorium tidur). Artinya, semakin parah henti nafas saat tidurnya, semakin berat juga disfungsi ereksi yang dialami. Derajat keparahan </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">, tidak dilihat dari keras atau tidaknya dengkuran, tetapi dari jumlah dan durasi henti nafas serta penurunan kadar oksigen darah selama tidur.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya di tahun 2005 yang dituangkan dalam Jurnal Urologi. Penelitian ini melihat pada kantuk berlebih yang dialami pendengkur yang diukur dengan </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Epworth Sleepiness Scale</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">. Hasilnya, pada pendengkur dengan nilai abnormal, 80%-nya mengalami disfungsi ereksi dibanding dengan 20% pada pria dengan nilai normal.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sebuah penelitian pada tikus di tahun 2008 mencoba menjelaskan mekanisme hubungan </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> dan gangguan ereksi. Para peneliti di </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>University of Louisville</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> meniru kondisi </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> pada tikus. Tikus-tikus tersebut secara berulang sengaja dikurangi oksigennya, sama seperti yang dialami penderita </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sleep apnea</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> pada waktu tidur. Hasilnya tikus-tikus tersebut mengalami penurunan ereksi spontan hingga 55%. Jelas tampak bahwa kekurangan oksigen untuk jangka waktu pendek saja sudah dapat menurunkan fungsi-fungsi seksual. Bahkan setelah dikembalikan pada kondisi oksigen normal, gangguan-gangguan tersebut tak dapat sepenuhnya hilang. Ini diukur lewat berbagai perilaku maupun fungsi-fungsi seksual tikus. Salah satunya adalah pemeriksaan </span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Nitric Oxide Synthase</em></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> (NOS). NOS endotelial adalah zat yang ditingkatkan pada penggunaan obat sildenafil (viagra).</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Beberapa ahli urologi dari Yunani, meneliti perawatan yang terbaik bagi pasien disfungsi ereksi yang juga mengidap <em>sleep apnea.</em> Mereka menyimpulkan bahwa pengobatan dengan sildenafil saja atau perawatan sleep apnea dengan CPAP (<em>continuous positive airway pressure</em>) saja tidaklah cukup. Efek terapi maksimal hanya didapatkan dengan pendekatan bersamaan medikasi sildenafil dan penggunaan CPAP.</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Pengobatan Menyeluruh</strong></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dari semua penelitian yang menunjukkan hubungan antara mendengkur/<em>sleep apnea</em> dengan disfungsi ereksi tampak bahwa pencegahan lebih baik dibanding pengobatan. Efek kekurangan oksigen secara periodik untuk waktu yang singkat saja sudah langsung mempengaruhi fungsi-fungsi seksual. Sekali terganggu, tidak mudah untuk mengembalikannya. Perawatan <em>sleep apnea</em> dengan CPAP yang mengembalikan kadar oksigen selama tidur tak dapat mengembalikan fungsi-fungsi seksual seperti sedia kala. Pengobatan disfungsi ereksi saja ternyata juga tidak memberikan hasil yang memuaskan. Untuk hasil yang optimal, kedua pendekatan pengobatan harus dijalankan bersamaan.</span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Demikian juga halnya dengan masalah mendengkur. Gangguan tidur yang satu ini, sudah tak dapat diremehkan. Tata laksananya yang terdengar asing di masyarakat Indonesia pun mendesak untuk disosialisasikan. <em>Obstructive sleep apnea</em>, henti nafas saat tidur, mengakibatkan berbagai masalah, mulai dari kualitas hidup, kehidupan rumah tangga, kesehatan bahkan kematian. Berbagai spesialisasi kedokteran juga sudah harus menggali kemungkinan gangguan tidur ini pada pasien-pasiennya. Penderita <em>sleep apnea</em>, ditemui setiap hari di ruang-ruang praktek. Mereka datang dengan keluhan sakit kepala, kualitas tidur buruk, selalu lelah, depresi, gangguan seksual, diabetes, tekanan darah tinggi atau bahkan pasca stroke. Pasien-pasien <em>sleep apnea</em> memerlukan berbagai pendekatan dari berbagai spesialisasi kedokteran secara menyeluruh.</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/546/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=546&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/06/22/mendengkur-dan-performa-seks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/06/23393995.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tidur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ngorok Memperburuk Kanker!</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/05/24/ngorok-memperburuk-kanker/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/05/24/ngorok-memperburuk-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 06:54:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[ngorok]]></category>
		<category><![CDATA[OSA]]></category>
		<category><![CDATA[sleep apnea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mendengkur.wordpress.com/?p=541</guid>
		<description><![CDATA[Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau henti nafas saat tidur merupakan penyebab dari berbagai penyakit serius seperti hipertensi, diabetes, gangguan jantung, hingga stroke. Namun sebuah penelitian dalam jurnal kedokteran American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine menemukan suatu hal yang mengejutkan, hubungan sleep apnea dan kanker! Obstructive Sleep Apnea OSA, ditandai oleh dua gejala utama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=541&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau henti nafas saat tidur merupakan penyebab dari berbagai penyakit serius seperti hipertensi, diabetes, gangguan jantung, hingga stroke. Namun sebuah penelitian dalam jurnal kedokteran <em>American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine</em> menemukan suatu hal yang mengejutkan, hubungan sleep apnea dan kanker!</span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Obstructive Sleep Apnea</strong></span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;">OSA, ditandai oleh dua gejala utama yaitu mendengkur atau ngorok dan rasa kantuk yang berlebihan. Kedua tanda yang sering kita temui sehari-hari namun sayangnya juga paling sering kita abaikan. Tetapi jangan salah mengerti, yang penting dibicarakan di sini adalah proses henti nafas yang terjadi bukan suara dengkuran. </span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Saat tidur, dan otot-otot kita melemas, saluran nafas jadi menyempit. Akibatnya aliran udara akan terhenti. Setelah beberapa waktu, penderita akan terbangun disertai sensasi tersedak untuk menarik udara kembali. Otak terbangun sesaat dan langsung kembali tertidur, akibatnya penderita tak sadar ia terbangun-bangun selama tidur. Kadar oksigen pun jadi menurun. Kondisi ini akan terjadi berulangkali selama tidur. Tak jarang hingga lebih dari 30 kali tiap jamnya.</span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Penurunan kadar oksigen (hipoksia) dan episode bangun singkat berulang-ulang inilah yang memicu reaksi berantai yang berbuntut pada peningkatan tekanan darah, kadar gula dan masalah-masalah kardio vaskular lainnya.</span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Penelitian Pada Tikus</strong></span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Sekelompok peneliti Spanyol menemukan bahwa henti nafas yang terjadi berulang seperti yang terjadi pada penderita sleep apnea, akan mendorong proliferasi sel-sel kanker melanoma dan meningkatkan pertumbuhan tumor pada tikus. Penelitian ini juga menemukan bahwa sel-sel tumor dari model tikus dengan OSA ini mengandung banyak sel-sel nekrosis. Artinya mengandung tipe kanker yang lebih agresif.</span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Pada penelitian ini beberapa tikus disuntikkan sel-sel tumor melanoma, lalu dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama, dikurangi oksigennya selama 20 detik sebanyak 60 kali perjamnya, selama 6 jam perhari. Kelompok kedua diberikan oksigen dalam kadar normal. Kemudian tumor diukur besarnya selama penelitian dan setelah penelitian berakhir. Setelah 14 hari, tumor dari tikus-tikus tersebut diangkat dan ditimbang serta diukur jumlah sel-sel nekrosisnya untuk menentukan seberapa agresifnya tumor-tumor tersebut.</span></p>
<p lang=""><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Walau semua sel tumor bertambah besar, namun kelompok tikus yang dikurangi suplai oksigennya secara berulang ternyata lebih besar pertambahan volumenya. Berat tumor dan jumlah sel nekrosis didapati 2 kali lebih besar dibanding kelompok tikus dengan kadar oksigen normal.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Profesor Ramon Farre dari </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">t</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><em>he University of Barcelona School of Medicine Biophysics and Bioengineering Lab</em></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">, mengatakan bahwa efek hipoksia terhadap pertumbuhan sel kanker telah lama diketahui, tetapi efek hipoksia berulang-ulang seperti yang dialami penderita OSA dalam tidur belum pernah diteliti. Maka penelitian ini dianggap memberi terobosan baru di dunia kedokteran. Namun ia juga menekankan bahwa penelitian ini masih amat awal. Diharapkan penelitian ini akan memicu penelitian-penelitian lain yang lebih mendalam. Dengan ditemukannya efek hipoksia intermiten terhadap pertumbuhan sel kanker, pengetahuan kita akan kesehatan tidur dan OSA jadi lebih luas. Jika selama ini kita hanya tahu efek OSA terhadap gangguan jantung dan metabolisme, kini kita juga tahu efeknya terhadap penyakit yang telah lama menghantui, kanker.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/541/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=541&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/05/24/ngorok-memperburuk-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ngorok, Kesehatan Jantung di Sonora</title>
		<link>http://mendengkur.wordpress.com/2011/05/11/ngorok-kesehatan-jantung-di-sonora/</link>
		<comments>http://mendengkur.wordpress.com/2011/05/11/ngorok-kesehatan-jantung-di-sonora/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 07:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andreas Prasadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Media]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[mendengkur]]></category>
		<category><![CDATA[ngorok]]></category>
		<category><![CDATA[sonora FM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mendengkur.wordpress.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Sosialisasi tentang kesehatan jantung yang amat berkaitan dengan kesehatan tidur, terutama ngorok yang merupakan tanda utama dari sleep apnea.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=534&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sosialisasi tentang kesehatan jantung yang amat berkaitan dengan kesehatan tidur, terutama ngorok yang merupakan tanda utama dari sleep apnea.</p>
<p><a href="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/05/p5108207.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-535" title="sonora" src="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/05/p5108207.jpg?w=300&#038;h=214" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<p><a href="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/05/p5108209.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-536" title="sonora" src="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/05/p5108209.jpg?w=274&#038;h=300" alt="" width="274" height="300" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mendengkur.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mendengkur.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mendengkur.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mendengkur.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mendengkur.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mendengkur.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mendengkur.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mendengkur.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mendengkur.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mendengkur.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mendengkur.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mendengkur.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mendengkur.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mendengkur.wordpress.com/534/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mendengkur.wordpress.com&amp;blog=4709052&amp;post=534&amp;subd=mendengkur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mendengkur.wordpress.com/2011/05/11/ngorok-kesehatan-jantung-di-sonora/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28e0a516684ebd7e4174ed6094c1d274?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mendengkur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/05/p5108207.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sonora</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mendengkur.files.wordpress.com/2011/05/p5108209.jpg?w=274" medium="image">
			<media:title type="html">sonora</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
