Rawat Dengkur pada Serangan Jantung!

Sebuah artikel pada jurnal kedokteran Heart Health menyatakan bahwa perawatan mendengkur pada pasien-pasien dengan serangan jantung akan mengurangi kebutuhannya untuk dirawat di rumah sakit di masa depannya.

Penelitian ini melihat pasien-pasien yang masuk ke RS karena serangan jantung. Dari 75 pasien yang alami serangan jantung, 70 di antaranya mendengkur. Ke 70 pasien pendengkur tersebut menjalani pemeriksaan di laboratorium tidur dan didiagnosis menderita sleep apnea. Lalu pasien-pasien tersebut dirawat dengan menggunakan Positive Airway Pressure (PAP) therapy. Selama 6 bulan kemudian diamati penggunaan PAP, dan seberapa sering pasien tersebut mengunjungi IGD atau dirawat kembali di RS.

Hasilnya, selama 6 bulan, pasien yang terus menggunakan perawatan PAP lebih jarang datang ke RS dibanding yang terus mendengkur.

Mendengkur memang telah lama dikenal sebagai gejala utama dari sleep apnea atau henti nafas saat tidur. Pengenalan secara dini jadi penting bagi pencegahan dan dalam perawatan penyakit jantung. Berbagai bukti penelitian terus menggunung.

Walau penelitian ini hanyalah penelitian kecil, tapi hasilnya sangat signifikan bagi kita. Diagnosis dan perawatan sleep apnea (dengkur) sedini mungkin akan menguntungkan bagi pasien.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: