Tidur Cukup Kurangi Hiperaktivitas Anak

Media Indonesia, Kamis 30 April 2009, Hal.1

Laporan studi peneliti dari Universitas Helsinki dan Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional Finlandia menyimlpulkan tidur malam yang cukup bisa menurunkan tingkat hiperaktivitas dan perilaku buruk anak-anak.

Studi ini meneliti 280 anak berusia 7-8 tahun. Para orang tua diminta mengisi kuesioner mengenai kebiasaan dan durasi tidur anak mereka selam tujuh malam. Mereka juga ditanyai seputar perilaku anak mereka dengan menggunakan ukuran-ukuran yang biasanya dipakai untuk mendiagnosis attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

ADHD merupakan gangguan perilaku yang ditandai dengan kesulitan memusatkan perhatian, impulsif, baik disertai dengan hiperaktif maupun tidak. Hasilnya, anak-anak yang tidur rata-rata kurang dari 8 jam memiliki skor yang lebih tinggi dalam hal gejala-gejala ADHD.

“Temuan-temuan ini menunjukkan menjaga jam tidur yang memadai pada anak-anak penting untuk mencegah gejala-gejala perilaku (ADHD),” kata Dr Juulia Paavonen, pemimpin studi. (*BBC News/X-5)